Blog  

Disinggung Tidak Bisa Punya Anak, Seorang Pria di Lampung Utara Bunuh Tetangganya Sendiri

banner 120x600
banner 468x60


 SA (30) Pelaku Pembunuhan Terhadap Tetangga saat Diamankan di Mapolres Lampung Utara. Foto : Polres Lampung Utara.

banner 325x300

THE PEOPLE INDONESIA, Lampung Utara, Lampung – Dalam waktu 1×24 pelaku pembunuhan yang menimpa seorang wanita paruh baya di Wonogiri II, Kelurahan Kelapa 7, Kecamatan Kotabumi Selatan akhirnya diringkus Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Lampung Utara.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Iptu Stef Boyoh mengatakan, pelaku yang diamankan oleh petugas yaitu SA (30) yang merupakan tetangga korban. Ia diamankan petugas saat berada di Tanjung Aman Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Setelah melakukan serangkain penyidikan pelaku berhasil diamankan sehari pasca kajadian.

“Ahamdulillah dalam 1×24 pelaku berhasil kita amankan satu hari pasca kejadian,” kata Kasat dalam rilis yang diterima Prioritastv.com, Selasa 25 Juni 2024.

Dari hasil pemeriksaan terang Kasat, diketahui motif pelaku sakit hati atas ucapan korban, dimana pelaku yang belum memiliki anak mendapat ucapan tidak elok dari korban.

“Ada ucapan dari korban yang membuat pelaku sakit hati, sehingga ia melakukan aksi nekat tersebut,” ujarnya.

Dimana peristiwa terjadi ketika pelaku berpura-pura meminjam pompa kepada korban lewat pintu belakang, setelah berpura-pura menggunakan pompa tersebut, pelaku mengembalikan pompa sembari melihat situasi. Setelah situasi mendukung, kemudian pelaku membekap korban dan menjatuhkanya ke lantai.

Dalam kondisi setengah sadar, pelaku mencekik korban dengan kabel mikrofon yang diambilnya dari kamar, setelah mengetahui korban tidak bernafas kemudian pelaku menyeret korban ke kamar menutup mukanya dengan kain keset lantai dan menyiramkan dengan air.

“Pelaku sengaja mengacak-ngacak rumah korban untuk mengelabui kejadian seakan-akan rumah korban dirampok. Bahkan uang korban yang sempat diambil pun ia buang,” terang Kasat.

Saat dilakukan pemeriksaan pelaku SA mengakui semua perbuatannya, Ia mengaku tidak menyesal melakukan ini, karena saya sudah terlalu sakit hati, bahkan pelaku sempat membantu memasang tarup di rumah korban saat proses pemakaman.

“Saya sakit dengan ucapan korban yang mengatakan untuk mengadokan istri saya kepada laki-laki lain, karena sampai sekarang kami belum diberi keturunan,” pungkasnya. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *